Daftar Blog Saya

Minggu, 08 Maret 2020

SILABUS PJOK MA SMA



I.       KOMPETENSI DASAR, MATERI PEMBELAJARAN,
DAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

A.   Kelas X MATA PELAJARAN PENJAS   
Alokasi waktu: 3 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
3.1 Menganalisis keterampilan gerak salah satu permainan bola besar untuk menghasilkan koordinasi gerak yangbaik*)
4.1 Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan gerak salah satu per-mainan bola besar untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik *)

Sepakbola:
·      Mengumpan bola
·      Menembak bola
·      Mengontrol bola
·      Menggiring bola
·      Menyundul bola
·      Lemparan kedalam
·      Gerak tanpa bola
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak permainan sepakbola (mengumpan bola, menembak bola, mengontrol bola, menggiring bola, menyundul bola, lemparan kedalam, gerak tanpa bola)
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan gerak permainan sepakbola (mengumpan bola, menembak bola, mengontrol bola, menggiring bola, menyundul bola, lemparan kedalam, gerak tanpa bola)
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak permainan sepakbola ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri
Bolavoli:
·      Passing bawah
·      Passing atas
·      Servis bawah
·      Servis atas
·      Smash/spike
·        Block/ bendungan












·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak permainan bolavoli (passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash/ spike, block/bendungan) dengan berbagai bagian posisi
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan bolavoli ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri
Bolabasket:
·      Melempar bola
·      Menangkap bola
·      Menggiring bola
·      Menembak bola
·      Lay Up shoot
·      Pivot
·      Rebound

·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak permainan bolabasket (melempar, menangkap, menggiring, dan menembak bola, lay up shoot, pivotdan rebound) dengan berbagai posisi)
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi pelaku”dan siapa yang menjadi pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja)
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan bolabasket ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.2      Menganalisis keterampilan gerak salah satu per-mainan bola kecil untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik*
4.2Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan gerak salah satu permainan bola kecil untuk meng-hasilkan koordinasi gerak yang baik*

Softball:
·  Melempar, 
·  Menangkap,
·  Memukul bola menggunakan pemukul,
·  Berlari ke base,
·  Mematikan lawan.






·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak permainan softball (melempar,  menangkap, memukul bola menggunakan pemukul, berlari ke base, dan mematikan lawan).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi pelaku”dan siapa yang menjadi pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja)
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan softballke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Bulutangkis:
·      Posisi berdiri dan foot work,
·      Pegangan raket,
·      Pukulan atas dan bawah,
·      Servis
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak permainan bulutangkis (posisi berdiri dan footwork, pegangan raket, pukulan atas dan bawah, dan servis)
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan bulutangkiske dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Tenis Meja:
·      Memegang bet
·      Pukulan forehand dan backhand
·      Servis
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak permainan tenis meja (memegang bet, pukulan forehand dan backhand, dan servis)
·      Siswa membagi diri ke dalam delapan kelompok sesuai dengan materi (materi menjadi nama kelompok, contoh kelompok memegang bet, kelompok pukulanforehand, dan seterusnya). Di dalam kelompok ini setiap siswa secara berulang-ulang mempraktikkan gerak sesuai dengan nama kelompoknya
·      Setiap anggota kelompok berkunjung ke kelompok lain untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompok lain setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Setiap anggota kelompok kembali ke kelompok masing-masing untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompoknya sendiri setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Siswa menerima umpan balik secara individual maupun klasikal dari guru.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan tenismeja ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, kerja sama, dan percaya diri
3.3 Menganalisis keterampilan jalan cepat, lari, lompat dan lempar untuk meng-hasilkan gerak yang efektif * )
4.3Mempraktik- kan hasil analisis keterampilan jalan cepat, lari, lompat dan lempar untuk menghasilkan gerak yang efektif *)

Jalan Cepat:
·    Start
·    Gerakan jalan cepat
·    Memasuki garis  finis





·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak jalan cepat (gerak start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis).
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak jalan cepatke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Lari Jarak Pendek:
·    Start
·    Gerakan lari jarak pendek
·    Memasuki garis  finis











·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak lari jarak pendek (gerak start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis)
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan gerak lari jarak pendek  (gerak start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis) dengan berbagai posisi baik tanpa awalan maupun dengan awalan
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak lari jarak pendek ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Lompat Jauh:
·    Awalan
·    Tolakan
·    Melayang di udara
·    Mendarat















·      Siswa menerima dan mempelajari lembar periksa sendiri (selfcheck sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak lompat jauh (gerak awalan, tolakan/tumpuan, melayang di udara, dan mendarat)
·      Siswa mencoba melakukan gerak sesuai dengan gambar dan diskripsi yang ada pada lembar periksa sendiri
·      Siswa melakukan tugas gerak dan memeriksa keberhasilannya sendiri (sesuai indikator atau tidak) secara berurutan satu persatu. Jika telah menguasai gerakan pertama (tolakan/tumpuan), maka dipersilahkan untuk melanjutkan ke gerakan kedua (awalan), dan jika belum maka harus mengulang kembali gerakan pertama. Demikian seterusnya hingga tuntas seluruh materi.
·      Siswa mendapatkan umpan balik secara intrinsik (intrinsic feedback) dari diri sendiri
·      Siswamelakukan keterampilan geraklompat jauh ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional yang dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Umpan balik disediakan dalam lembar periksa sendiri, dan secara oleh siswa.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Tolak Peluru:
·    Memegang peluru
·    Awalan
·    Menolak peluru
·    Gerak lanjutan














·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak tolak peluru (gerak memegang peluru, awalan, menolak peluru, gerak lanjutan)
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran
·      Siswa menerima umpan balik dari guru
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak tolak peluruke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.4 Menganalisis keterampilan gerak seni dan  olahraga beladiri untuk menghasilkan gerak yang efektif **)
4.4Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan gerak seni dan  olahraga beladiri untuk menghasilkan gerak yang efektif **)

Pencaksilat:
·      Kuda-kuda
·      Pola langkah
·      Pukulan
·      Tendangan
·      Tangkisan
·      Elakan
·      Hindaran














·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai keterampilan gerak beladiri (sikap kuda-kuda dan pola langkah, serangan dengan tangan, serangan dengan kaki, belaan, dan elakan)
·      Siswa membagi diri ke dalam kelompok sesuai dengan petunjuk guru
·      Siswa merancang rangkain gerak (jurus) seni beladiri sesuai dengan gerakan yang dikuasai dan kreativitas kelompok dalam bentuk tulisan dan gambar (paling tidak memuat dua puluh gerakan dan menuju tiga arah
·      Setiap anggota kelompok mencoba secara bersama-sama hasil rancangan jurus tersebut dan saling memberikan umpan balik
·      Siswa memaparkan hasil rancangan kelompoknya, disertai peragaan seluruh anggota kelompok secara bergantian di depan kelasdilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama
3.5 Menganalisis konsep latihan  dan pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) menggunakan instrumen terstandar
4.5Mempraktik-kan hasil analisis konsep latihan  dan pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait kesehatan (daya tahan, kekuatan, komposisi tubuh, dan kelenturan) menggunakan instrumen terstandar
Latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan:
·    Komposisi tubuh
·    Daya tahan jantung dan paru-paru/ cardivascular
·    Daya tahan otot
·    Kelentukan
·    Kekuatan
·    Pengukurankebugaran jasmani












·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan (komposisi tubuh, daya tahan jantung dan paru-paru (cardivascular), daya tahan otot, kelentukan, dan kekuatan), serta pengukurannya
·      Siswa mencoba latihan dan pengukuran kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan yang telah diperagakan oleh guru
·      Siswa mempraktikkan secara berulang berbagai latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan dan pengukurannya sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran

3.6 Menganalisis keterampilan rangkaian gerak sederhana dalam aktivitas spesifik senam lantai.
4.6Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan rangkaian gerak sederhana dalam aktivitas spesifik senam lantai.


Senam Lantai
·       Lompat kangkang
·       Lompat jongkok
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan rangkaian gerak senam lantai (lompat kangkang dan lompat jongkok)
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran
·      Siswa menerima umpan balik dari guru
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas keterampilan rangkaian gerak senam lantai dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.7 Menganalisis gerak rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama.
4.7 Mempratikkan hasil analisis gerak rangkaian langkah dan ayunan lengan mengikuti irama (ketukan) dalam aktivitas gerak berirama


Aktivitas Gerak Berirama:
·      Langkah
·      Ayunan Lengan
·      Siswa menyimak tujuan pembelajaran, dan penjelasan permasalahan yang akan diselesaikan mengenai rangkaian keterampilan gerak dalam aktivitas gerak berirama (langkah dasar, gerak dan ayunan lengan dan tangan, pelurusan sendi tubuh, dan irama gerak)
·      Siswa menyimak langkah-langkah menyelesaikan masalah dalam aktivitas gerak berirama
·      Siswa mengumpulkan informasi yang sesuai, mencoba gerak dasar berirama untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, serta menerima umpan balik dari guru
·      Siswa berbagi tugas dengan teman dalam merencanakan dan menyiapkan karya sebagai laporan untuk menjawab permasalahan sesuai arahan guru
·      Siswa bersama kelompok memaparkan temuan dan karyanya di depan kelas secara bergantiandilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran berdasarkan kualitas laporan dan dalam mengatasi persoalan.
3.8Menganalisis keterampilan satu gaya renang ***)
4.8Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan satu gaya renang ***)
Renang:
·      Gerakan kaki
·      Gerakan tangan
·      Pengambilan napas
·      Koordinasi gerakan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai keterampilan gerak aktivitas airrenang gaya bebas (gerakan kaki, gerakan lengan, mengambil napas, dan koordinasi gerakan)
·      Siswa mencoba keterampilan gerak aktivitas air yang telah diperagakan oleh guru
·      Siswa mempraktikkan secara berulang berbagai keterampilan gerak aktivitas air sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama
·      Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.9 Memahami konsep dan prinsip pergaulan yang sehat.
4.9Mempresen-tasikan konsep dan prinsip pergaulan yang sehat

Pergaulan sehat:
·      Konsep pergaulan sehat
·      Prinsip pergaulan sehat
·      Menghindari Pergaulan yang tidak sehat
·      Dampak pergaulan yang tidak sehat

·      Siswa membagai diri menjadi empat kelompok/sesuai dengan pokok bahasan (konsep pergaulan sehat, prinsip pergaulan sehat, pergaulan tidak sehat, dan dampak pergaulan tidak sehat)
·      Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan hasil diskusi pada karton untuk ditempel di dinding dan dibaca oleh kelompok lain
·      Setiap anggota kelompok membaca dan mencatat hasil diskusi kelompok lain yang ditempel, kemudian membuat pertanyaan sesuai dengan pokok bahasan tersebut (paling sedikit satu pertanyaan setiap kelompok/empat pertanyaan)
·      Setiap kelompok mengajukan pertanyaan dan dijawab oleh kelompok lain yang membahas pokok bahasan sesuai pertanyaan tersebut
·      Setiap kelompok menyusun simpulan akhir dan membacakannya di akhir pembelajaran secara bergiliran dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran

3.10 Menganalisis berbagai peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika,  zat-zat aditif (NAPZA) dan obat berbahaya lainnya
4.10Mempresent-asikan berbagai peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, psikotropika, zat-zat aditif (NAPZA) dan obat berbahaya lainnya.
NAPZA:
·      Peraturan perundangan
·      Konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar .
·      Penyebab
·      Gejala
·      Dampak
·      Pencegahan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, psikotropika,  zat-zat aditif (NAPZA) dan obat berbahaya lainnya serta penyebab; gejala;  dampak pengguna narkoba
·      Siswa melaporkan/ mempresentasikan hasil pengamatan dihadapan guru dan teman sekelas tentang peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, psikotropika,  zat-zat aditif (NAPZA)
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa membuat kesimpulan hasil diskusi tentang peraturan perundangan serta konsekuensi hukum bagi para pengguna dan pengedar narkotika, psikotropika,  zat-zat aditif (NAPZA) secara individual atau berkelompok dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama




















B.   Kelas XI MATA PELAJARAN PENJASKES     
Alokasi waktu: 3 jam  Kelas XI    MATA PELAJARAN PENJASKES

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
3.1  Menganalisis keterampilan gerak salah satu  permai-nan bola besar serta menyu-sun rencana perbaikan *)
4.1    Mempraktikkan hasil analisis keterampilan gerak salah satu  permain-an bola besar serta menyu-sun rencana perbaikan *)
Sepakbola:
·      Mengum-pan bola
·      Menembak bola
·      Mengontrol bola
·      Menggiring bola
·      Menyundul bola
·      Lemparan kedalam
·      Gerak tanpa bola
·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan permainan sepakbola (mengumpan bola, menembak bola, mengontrol bola, menggiring bola, menyundul bola, lemparan kedalam).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja)
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan sepakbolake dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Bolavoli:
·      Passing bawah
·      Passing atas
·      Servis bawah
·      Servis atas
·      Smash/spike
·      Block/ bendungan









·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak permainan bolavoli (passing bawah, passing atas, servis bawah, servis atas, smash/spike, block/ bendungan)
·      Siswa membagi diri ke dalam delapan kelompok sesuai dengan materi (materi menjadi nama kelompok, contoh kelompok passing bawah, kelompok passing atas, dan seterusnya). Di dalam kelompok ini setiap siswa secara berulang-ulang mempraktikkan gerak sesuai dengan nama kelompoknya.
·      Setiap anggota kelompok berkunjung ke kelompok lain untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompok lain setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Setiap anggota kelompok kembali ke kelompok masing-masing untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompoknya sendiri setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Siswa menerima umpan balik secara individual maupun klasikal dari guru
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan bolavolike dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Bolabasket:
·      Melempar bola
·      Menangkap bola
·      Menggiring bola
·      Menembak bola
·      Lay Up shoot
·      Pivot
·      Rebound

·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan  gerak ermainan bolabasket (melempar, menangkap, menggiring, menembak, lay out, dan me-rebound bola).
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan  gerak ermainan bolabasket (melempar, menangkap, menggiring, menembak, lay out, dan me-rebound bola).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak permainan bolabasket ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.2  Menganalisis keterampilan gerak salah satu  permainan bola kecil serta menyusun rencana perbaikan *)
4.2 Mempraktik-kan hasil  analisis keterampilan gerak salah satu  permainan bola kecil serta menyusun rencana perbaikan*)

Softball:
·      Melempar
·      Menangkap
·      Memukul bola meng-gunakan pemukul
·      Berlari ke base
·      Mematikan lawan









·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas () yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak melempar, menangkap, memukul bola menggunakan pemukul, berlari ke base dan mematikan lawan.
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan softball ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Bulutangkis:
·      Posisi berdiri dan footwork
·      Pegangan raket
·      Pukulan atas dan bawah
·      Servis
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak permainan bulutangkis (posisi berdiri dan footwork, pegangan raket, pukulan atas dan bawah, dan servis).
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan gerak permainan bulutangkis (posisi berdiri dan footwork, pegangan raket, pukulan atas dan bawah, dan servis).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak permainan bulutangkis ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
Tenis Meja:
·      Memegang bad
·      Pukulan forehand dan backhand
·      Servis
·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak permainan tenis meja (memegang bet, pukulan forehand dan backhand, dan servis).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak permainan tenis meja (memegang bet, pukulan forehand dan backhand, dan servis)ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,sportif, percaya diri, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
3.3  Menganalisis keterampilan jalan, lari, lompat,dan lemparuntuk menghasilkan gerak yang efektif sertamenyusun rencana perbaikan*)
4.3  Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan jalan, lari, lompat,dan lemparuntuk menghasilkan gerak yang efektif sertamenyusun rencana perbaikan*)
Jalan Cepat:
·      Start
·      Gerakan jalan
·      Memasuki garis  finis

·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak jalan cepat (start, gerakan jalan, dan memasuki garis  finis).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak jalan cepatke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
Lari Jarak Pendek:
·      Start
·      Gerakan jalan
·      Memasuki garis  finis

·      Siswa menerima dan mempelajari lembar periksa sendiri (selfcheck sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan geraklari jarak pendek(start, gerakan lari jarak pendek, dan memasuki garis  finis).
·      Siswa mencoba melakukan gerak sesuai dengan gambar dan diskripsi yang ada pada lembar periksa sendiri.
·      Siswa melakukan tugas gerak dan memeriksa keberhasilannya sendiri (sesuai indikator atau tidak) secara berurutan satu persatu. Jika telah menguasai gerakan pertama (start, maka dipersilahkan untuk melanjutkan ke gerakan kedua gerkan lari jarak pendek, dan jika belum maka harus mengulang kembali gerakan pertama. Demikian seterusnya hingga tuntas seluruh materi.
·      Siswa mendapatkan umpan balik secara intrinsik (intrinsic feedback) dari diri sendiri.
·      Siswamelakukan keterampilan geraklari jarak pendek ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Umpan balik disediakan dalam lembar periksa sendiri, dan secara oleh siswa.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Lompat Tinggi:
·      Awalan
·      Tolakan
·      Sikap badan di udara
·      Sikap mendarat
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan gerak lompat tinggi (awalan, tolakan, sikap badan di udara, sikap mendarat).
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak lompat tinggi ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
Tolak Peluru:
·      Cara pegang peluru
·      Awalan
·      Tolakan
·      Gerak ikutan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan gerak tolak peluru (cara pegang peluru, awalan tolakan, gerak ikutan).
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan gerak tolak peluru (memegang peluru, awalan, menolak peluru, gerak lanjutan).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak tolak peluru ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran
3.4  Menganalisis strategi dalam pertarungan bayangan (shadow fighting) olahraga beladiri untuk menghasilkan gerak yang efektif **)
4.4 Mempraktikkan hasil analisis strategi dalam pertarungan bayangan (shadow fighting) olahraga beladiri untuk menghasilkan gerak yang efektif  **)

Pencaksilat
·      Pertarung-an bayang-an (shadow fighting)

















·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas strategi dalam pertarungan bayangan (shadow fighting).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas strategi keterampilan gerak beladiri ke dalam rangkaian gerak sederhana dilandasi nilai-nilaidisiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama.
3.5  Menganalisis konsep latihan dan pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait keterampilan (kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi) menggunakan instrumen terstandar
4.5  Mempraktikkan hasil analisis konsep latihan dan pengukuran komponen kebugaran jasmani terkait keterampilan (kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi) menggunakan instrumen terstandar.

Aktivitas Kebugaran Jasmani:
·      Kecepatan
·      Kelincahan
·      Keseimbangan
·      Koordinasi

·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang berbagai latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan(kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi) dan pengukurannya.
·      Siswa mencoba latihan dan pengukuran kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan dan pengukurannya yang telah diperagakan oleh guru.
·      Siswa mempraktikkan secara berulang berbagai latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan dan pengukurannya sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
3.6 Menganalisis berbagai keterampilan rangkaian gerak yang lebih kompleks dalam aktivitas spesifik senam lantai
4.6 Mempraktikkan hasil analisis berbagai keterampilan rangkaian gerak yang lebih kompleks dalam aktivitas spesifik senam lantai
Senam Lantai:
·      Lompat jongkok
·      Lompat kangkang
·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas keterampilan rangkaian gerak senam lantai yang lebih kompleks dalam aktivitas senam lantai sesuai hasil analisis.
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas keterampilan gerak senam lantai ke dalam rangkaian sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama.
3.7  Menganalisis sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama
4.7 Mempraktikkan hasil sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama
Aktivitas Ritmik:
·      Pemanasan
·      Inti
·      Pendinginan
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama untuk menghasilkan koordinasi gerak yang baik.
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan.
·      Siswa mencoba tugas sistematikan gerak berirama ke dalam bentuk rangkaian sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran.
3.8  Menganalisis keterampilan dua gaya renang ***)
4.8    Mempraktikkan hasil analisis keterampilan dua gaya renang ***)




Renang:
·      Gerakan kaki
·      Gerakan tangan
·      Pengambilan napas
·      Koordinasi gerakan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan aktivitas air (gerak meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan).
·      Siswa mencoba dan melakukan keterampilan aktivitas air (gerak meluncur, gerakan kaki, gerakan lengan, gerakan mengambil napas, dan koordinasi gerakan).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar keterampilan gerak aktivitas air ke dalam perlombaan yang sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, keberanian, dan kerja sama.
3.9 Menganalisis manfaat jangka panjang dari partisipasi dalam aktivitas fisik secara teratur
4.9 Mempresentasi-kan manfaat jangka panjang dari partisipasi dalam aktivitas fisik secara teratur
Aktifitas Fisik:
·      Konsep manfaat aktivitas fisik
·      Prinsip aktivitas fisik
·      Dampak aktivitas fisik yang tidak teratur
·      Merancang aktivitas fisik secara teratur

·      Siswa membagai diri menjadi empat kelompok/sesuai dengan pokok bahasan (konsep manfaat aktivitas fisik, prinsip aktivitas fisik, dampak aktivitas fisik yang tidak teratur, dan merancang aktivitas secara teratur).
·      Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan hasil diskusi pada kertas plano untuk ditempel di dinding dan dibaca oleh kelompok lain.
·      Setiap anggota kelompok membaca dan mencatat hasil diskusi kelompok lain yang ditempel, kemudian membuat pertanyaan sesuai dengan pokok bahasan tersebut (paling sedikit satu pertanyaan setiap kelompok/empat pertanyaan).
·      Setiap kelompok mengajukan pertanyaan dan dijawab oleh kelompok lain yang membahas pokok bahasan sesuai pertanyaan tersebut.
·      Setiap kelompok menyusun simpulan akhir dan membacakannya di akhir pembelajaran secara bergiliran dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.
3.10Menganalisis bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS
4.10Mempresentasi kan hasil analisis bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS.
Mencegah HIV AIDS:
·      Bahaya
·      Cara Penularan
·      Cara Mencegah
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS.
·      Siswa melaporkan/ mempresentasikan hasil pengamatan dihadapan guru dan teman sekelas tentang bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS.
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa membuat kesimpulan hasil diskusi tentang bahaya, cara penularan, dan cara mencegah HIV/AIDS secara individual atau berkelompok dilandasi nilai-nilai disiplin,percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.




C.   Kelas XII                  
Alokasi waktu: 3 jam pelajaran/minggu

Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran

3.1  Merancang pola penyerangan dan pertahanan salah satu permainanbola besar *)
4.1  Mempraktikkan hasil ranca-ngan pola penyerangan dan pertahanan salah satu permainanbola besar *)

Sepakbola:
·    Pola penyerangan 4-3-3.
·    Pola penyerangan 4-2-4.
·    Pola penyerangan 3-2-5
·    Pola pertahanan 4-3-3.
·    Pola pertahanan 4-4-2
·    Pola pertahanan 5-3-2.
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan sepakbola (pola penyerangan 4-3-3, 4-2-4, 3-2-5, pola pertahanan 4-3-3, 4-4-2, 5-3-2).
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan.
·      Siswa mencoba tugas merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan sepakbolake dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, percaya diri, dan kerja sama.

Bolavoli:
·    Sistem penyerangan dari tepi ( posisi 2 dan 4 )
·    Sistem penyerangan dari tengah ( posisi 3 )
·    Sistem penyerangan kombinasi tepi dan tengah ( posisi 2, 3 dan 4 )
·    Pola pertahanan terhadap servis
·    Pola pertahanan terhadap smash
·    Pola pertahanan terhadap bola dari pantulan/block

·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang keterampilan penyerangan dan pertahanan permainan bolavoli (penyerangan dari posisi 2 dan 4, dari tengah posisi 3, pola pertahanan terhadap servis dan smash, dan bola dari pantulan/bloc).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Siswa mencoba tugas merancang penyerangan dan pertahananpermainan bolavolike dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, percaya diri, dan kerja sama.

Bolabasket:
·  Penyerangan individual
·  Penyerangan group
·  Penyerangan Tim
·  Pertahanan daerah
·   Pertahanan satu lawan satu
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang penyerangan dan pertahanan permainan bolabasket (penyerangan individual, group, dan tim, pertahanan daerah dan satu lawan satu).
·      Siswa membagi diri ke dalam lima kelompok sesuai dengan materi (materi menjadi nama kelompok, contoh kelompok penyerangan individual, kelompok group, tim, dan seterusnya). Di dalam kelompok ini setiap siswa secara berulang-ulang mempraktikkan gerak sesuai dengan nama kelompoknya.
·      Setiap anggota kelompok berkunjung ke kelompok lain untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompok lain setelah mendapatkan aba-aba dari guru.
·      Setiap anggota kelompok kembali ke kelompok masing-masing untuk mempelajari dan “mengajari” materi dari dan ke kelompoknya sendiri setelah mendapatkan aba-aba dari guru
3.2  Merancang pola penyerangan dan pertahanan salah satu permainanbola kecil *)
4.2  Mempraktikkan hasil rancangan pola penye-rangan dan pertahanan salah satu permainanbola kecil *)



Softball:
· Taktik perorangan
· Taktik Kelompok
· Taktik Beregu

·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan softball (taktik perorangan, kelompok, dan beregu).
·      Siswa mencoba dan melakukan merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan softball (taktik perorangan, kelompok, dan beregu).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan softball ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, sportif, percaya diri, dan kerja sama.

Bulutangkis:
·    Permainan mengutama-kan kekuatan
·    Permainan mengutama-kan kecepatan
·    Permainan mengutama-kan daya tahan
·    Permainan mengutama-kan gerak tipu

·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan.
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan bulutangkis (pola penyerangan dan pertahanan permainan bulutangkis (permainan mengutamakan kekuatan; permainan mengutamakan kecepatan; permainan mengutamakan daya tahan; permainan mengutamakan gerak tipu).
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja).
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru.

Tenis Meja:
·    Penyerangan dan pertahanan dengan drive
·    Penyerangan dan pertahanan dengan push
·    Penyerangan dan pertahanan dengan chop
·    Penyerangan dan pertahanan dengan block
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang pola penyerangan dan pertahanan permainan tenis meja (pola penyerangan dan pertahanan permainan tenismeja (dengan drive; dengan push; dengan chop; dengan block).
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran.
·      Siswa menerima umpan balik dari guru.
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan.

3.3 Merancang simulasi perlombaan jalan cepat,lari,lompat dan lempar yang disusun sesuai peraturan *) 
4.3  Mempraktikkan hasil rancangan simulasi perlombaan jalan cepat,lari,lompat dan lempar yang disusun sesuai peraturan *)
Jalan Cepat:
·      Start
·      Gerakan jalan cepat
·      Memasuki garis  finis


·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang perlombaan jalan cepat (start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis menempuh jarak tertentu).
·      Siswa mencoba dan melakukan perlombaan jalan cepat (start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis menempuh jarak tertentu).
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru.
·      Siswa memperagakan hasil belajar merancang perlombaan jalan cepat (start, gerakan jalan cepat, dan memasuki garis  finis menempuh jarak tertentu)ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama.

Lari Jarak Pendek:
·      Start
·      Gerakan jalan cepat
·      Memasuki garis  finis
·      Siswa menerima dan mempelajari kartu tugas (task sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang perlombaan lari jarak pendek (start, gerakan lari jarak pendek,dan memasuki garis  finis).
·      Siswa melaksanakan tugas ajar sesuai dengan target waktu yang ditentukan guru untuk mencapai ketuntasan belajar pada setiap materi pembelajaran
·      Siswa menerima umpan balik dari guru
·      Siswa melakukan pengulangan pada materi pembelajaran yang belum tercapai ketuntasannya sesuai umpan balik yang diberikan
·      Siswa mencoba tugas merancang perlombaan lari jarak pendek ke dalam permainan sederhana dan atau tradisionaldilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama

Lompat Tinggi:
·      Awalan
·      Tolakan
·      Sikap badan di udara
·      Sikap mendarat
·      Siswa menerima dan mempelajari lembar periksa sendiri (selfcheck sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang perlombaanlompat jauh(awalan, tumpuan, melewati mistar, dan mendarat)
·      Siswa mencoba melakukan gerak sesuai dengan gambar dan diskripsi yang ada pada lembar periksa sendiri
·      Siswa melakukan tugas gerak dan memeriksa keberhasilannya sendiri (sesuai indikator atau tidak) secara berurutan satu persatu. Jika telah menguasai gerakan pertama (awalan dengan tolakan, maka dipersilahkan untuk melanjutkan ke gerakan kedua gerakan tumpuan dan melewati mistar, dan jika belum maka harus mengulang kembali gerakan pertama. Demikian seterusnya hingga tuntas seluruh materi
·      Siswa mendapatkan umpan balik secara intrinsik (intrinsic feedback) dari diri sendiri
·      Siswamelakukan merancang perlombaanlompat jauh ke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama

Tolak Peluru:
·      Awalan
·      Menolak peluru
·      Gerakana lanjutan

·      Siswa mendapatkan pasangan sesuai dengan yang ditentukan guru melalui permainan
·      Siswa bersama pasangan menerima dan mempelajari lembar kerja (student work sheet) yang berisi perintah dan indikator tugas merancang perlombaan tolak peluru (awalan,  menolak peluru, dan  gerakan lanjutan)
·      Siswaberbagi tugas siapa yang pertama kali menjadi “pelaku”dan siapa yang menjadi “pengamat”. Pelaku melakukan tugas gerak satu persatu dan pengamat mengamati, serta memberikan masukan jika terjadi kesalahan (tidak sesuai dengan lembar kerja)
·      Siswa berganti peran setelah mendapatkan aba-aba dari guru
·      Siswa mencoba tugas merancang perlombaantolak peluruke dalam permainan sederhana dan atau tradisional dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama
3.4 Merancang pola penyerangan dan pertahanandalamolahraga beladiri yang disusunsesuai peraturan permainan**
4.4Mempraktikkan hasil rancangan pola penyerangan dan pertahanandalamolahraga beladiri yang disusunsesuai peraturan permainan**




Pencaksilat:
·    Pola penyerangan dengan pukulan
·    Pola penyerangan dengan tendangan
·    Pola pertahanan dengan tangkisan
·    Pola pertahanan dengan elakan










·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang pola penyerangan dan pertahanan beladiri (pola penyerangan dengan pukulan; pola penyerangan dengan tendangan; pola pertahanan dengan tangkisan; pola pertahanan dengan elakan)
·      Siswa mencoba dan melakukan pola penyerangan dan pertahanan beladiri (pola penyerangan dengan pukulan; pola penyerangan dengan tendangan; pola pertahanan dengan tangkisan; pola pertahanan dengan elakan)
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa memperagakan hasil belajar merancang pola penyerangan dan pertahanan beladirike dalam rangkaian gerakan sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, keberanian, dan kerja sama
·      Hasil belajar siswa dinilai selama proses dan di akhir pembelajaran

3.5 Merancang program latihan untuk meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilansecara pribadi
4.5 Mempraktik-kan hasil rancangan program latihan untuk meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait kesehatan dan keterampilansecara pribadi.

Aktivitas Kebugaran:
·    Program latihan
·    Meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait kesehatan secara pribadi
·    Meningkatkan derajat kebugaran jasmani terkait keterampilansecara pribadi


·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang program latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan(kekuatan, daya tahan otot, daya tahan pernapasan, dan kelenturan); dan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan(kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi)
·      Siswa mencoba dan melakukan program latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan(kekuatan, daya tahan otot, daya tahan pernapasan, dan kelenturan); dan latihan kebugaran jasmani yang terkait dengan keterampilan(kecepatan, kelincahan, keseimbangan, dan koordinasi)
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa memperagakan hasil belajar latihan kebugaran jasmani ke dalam bentuk sirkuit trainingdilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama

3.6Merancangbeberapa pola rangkaian keterampilan senam lantai.
4.6Mempraktik-kan hasil rancangbeberapa pola rangkaian keterampilan senam lantai




Senam Lantai:
·         Sikap lilin
·         Berdiri dengan satu kaki
·         Berguling ke depan
·         Berguling Kebelakang
·         Meroda
·         Round off
·         Kayang
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang pola rangkaian keterampilan senam lantai (guling ke depan dengan guling ke belakang; guling ke depan dengan guling lenting; guling ke belakang dengan lenting lenting)
·      Siswa mencoba kombinasi gerak spesifik senam lantai yang telah diperagakan oleh guru
·      Siswa mempraktikkan secara berulang pola rangkaian keterampilan senam lantai sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru ke dalam rangkaian sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, keberanian, dan kerja sama
·      Siswa menerima umpan balik secara langsung maupun tertunda dari guru secara klasikal

3.7 Merancang sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama
4.7 Merancang sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama

Aktivitas Ritmik:
·         Pemanasan
·         Inti
·         Pendinginan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang merancang sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama
·      Siswa mencoba dan melakukan merancang sistematika latihan (gerak pemanasan, inti latihan, dan pendinginan) dalam aktivitas gerak berirama
·      Siswa mendapatkan umpan balik dari diri sendiri, teman dalam kelompok, dan guru
·      Siswa memperagakan hasil belajar merancang sistematika latihan dalam aktivitas gerak berirama ke dalam bentuk rangkaian sederhana dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, sungguh-sungguh, dan kerja sama

3.8 Menganalisis keterampilan dua gaya renang untuk keterampilan  penyelamatan diri, dan tindakan pertolongan kegawatdaruratan di air dengan menggunakan alat bantu ***)
4.8Mempraktik-kan hasil analisis keterampilan dua gaya renang untuk keterampilan  penyelamatan diri, dan tindakan pertolongan kegawatdaruratan di air dengan menggunakan alat bantu ***)

Renang:
·         Renang Gaya bebas
·         Renang gaya dada
·         Renang pertolongan
·         Penggunaan alat bantu pertolongan
·      Siswa menyimak informasi dan peragaan materi tentang keterampilan aktivitas airrenang gaya dada dan bebas dan  penyelamatan diri, dan tindakan pertolongan kegawatdaruratan di air dengan menggunakan alat bantu)
·      Siswa mencoba keterampilan aktivitas airrenang gaya dada dan bebas dan penyelamatan diri, dan tindakan pertolongan kegawatdaruratan di air dengan menggunakan alat bantu) yang telah diperagakan oleh guru
·      Siswa mempraktikkan secara berulang keterampilan aktivitas airrenang gaya dada dan bebas dan penyelamatan diri, dan tindakan pertolongan kegawatdaruratan di air dengan menggunakan alat bantu) sesuai dengan komando dan giliran yang diberikan oleh guru dilandasi nilai-nilai disiplin, percaya diri, keberanian, dan kerja sama

3.9     Menganalisis langkah-langkah melindungi diri dan orang lain dari Penyakit Menular Seksual (PMS)
4.9 Mempresentasikan hasil analisis langkah-langkah melindungi diri dan orang lain dari Penyakit Menular Seksual (PMS)
Penyakit Menular Seksual:
·         Hakekat PMS
·         Penyebab PMS
·         Macam-macam PMS 
·         Langkah-langkah melindungi diri dari PMS
·         Langkah-langkah melindungi orang lain dari PMS

·      Siswa membagai diri menjadi lima kelompok/sesuai dengan pokok bahasan (hakekat, penyebab, macam-macam, langkah-langkah perlindungan diri, dan orang lain dari PMS)
·      Setiap kelompok berdiskusi dan menuliskan hasil diskusi pada kertas plano untuk ditempel di dinding dan dibaca oleh kelompok lain
·      Setiap anggota kelompok membaca dan mencatat hasil diskusi kelompok lain yang ditempel, kemudian membuat pertanyaan sesuai dengan pokok bahasan tersebut (paling sedikit satu pertanyaan setiap kelompok/lima pertanyaan)
·      Setiap kelompok mengajukan pertanyaan dan dijawab oleh kelompok lain yang membahas pokok bahasan sesuai pertanyaan tersebut