Daftar Blog Saya

Kamis, 05 Januari 2017

PENGANTAR EKONOMI ISLAM PASAR INPUT


PENGANTAR EKONOMI ISLAM

PASAR INPUT


KATA PENGANTAR
            Puji sukur kita haturkan kehadiran allah SWT yang senantiasa memberi nikmat kepada kita terutama nikmat kesempatan dan kesehatan sehingga makalah ini deapat di seleasaikan tepat pada waktunya .
            Solawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kepada nabi besar muhammad SAW   yang telah menuntun kita dari ke bodohan yang hakiki sehingga kita menjadi orang yang berilmu.  Penulis menyadari akan keterbatasan yang di miliki sehingga ap yang di harapkan oleh teman-teman ataupun dosen pengampu masih jauh dari kesempurnaan,sehingga kritik dan saran sangat penulis butuhkan untuk menjadi inspirasi berikutnya supaya apa yang kita kerjakan nantinya dapat lebih baik dari yang sebelumnya,kesemuannya itu akan menjadi rujukan bagi perbaikan penulis selanjutnya.

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pasar input sering di depinisikan sebagai setiap hal yang di perlukan secara tehnis untuk memproduksi sebuah suatu barang atau jasa. Input ini bisa meliputi bahan pokok( raw material), peralatan gedung tenaga kerja dan semacamnya secara garis besar di kategorikan menjadi input manusia dan non mansia .
Pada bab ini kita akan membahas mengenai bagaimana mekanisme penentuan penggunaan paktor produksi baik dari segi sisi permintaan input  ataupun penawaran output. Dengan  membandingan analisisnya dengananalisis kpnpensional. Perbandingan analisis pemuntaan maupun penawaran input.  Harga input modal akan di tentukan berdasarkan produktivitas yang di hasilkanya
B.     Rumusan Masalah
1.      Apakah yang di maksud pasar input
2.      Seperi apa permintaan input
3.      Bagaimana penwaran dalam pasar input
C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui apa itu pasr input
2.      Untuk mengetahui seperti apa permintaan dalam pasar input dan
3.      Untuk mengetahui  penawaran dalam pasar input

  


BAB II
PEMBAHASAN
A.   PASAR INPUT
1.      Pengertian Pasar Pasar Input
Pasar input adalah pasar yang menyediakan faktor produksi. Terdiri dari pasar sumber daya alam/ tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Ciri – cirinya adalah:
a.       Berwujud kegiatan, tidak berwujud fisik
b.       Permintaan dan penawaran dilakukan dalam jumlah besar.
c.        Jenis penawaran dan permintaan sesuai dengan produksi yang dihasilkan
d.       Penawaran faktor produksi bisa berupa monopoli sementara permintaan    bersifat kolektif.
2.      Jenis-jenis Pasar Iput
a.       Pasar Sumber Daya Alam/ Tanah
Faktor produksi tanah meliputi permukaan dan semua yang terkandung didalamnya. Balas jasa yang diterima adalah sewa. Harga dan jumlah permintaan tanah berbeda – beda karena perbedaan kesuburan, letak, dan banyaknya tanah yang digunakan.
Permintaan tanah semakin lama semakin bertambah karena perkembangan industri begitu pesat. Masalahnya adalah persediaan tanah yang terbatas sementara permintaan selalu bertambah. Jadi, semakin tinggi permintaan semakin tinggi harga / sewa tanah, dan sebaliknya.
b.      Pasar Tenaga Kerja
1)      Pengertian Pasar Tenaga Kerja
Pasar tenaga kerja merupakan aktivitas dari pelaku yang tujuannya mempertemukan para pencari kerja dengan pengguna tenaga kerja. Sifat pasar tenaga kerja ditentukan oleh para pelaku tersebut. Pelaku – pelaku dalam pasar tenaga kerja antara lain penjual tenaga kerja, pembeli tenaga kerja, dan pengelola atau penyelenggara bursa.


2)      Permintaan Tenaga Kerja
Permintaan tenaga kerja berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan tertentu. Permintaan tenaga kerja datang dari rumah tangga produksi. Banyak sedikitnya permintaan tenaga kerja dipengaruhi oleh perubahan tingkat upah dan perubahan faktor – faktor lain yang memengaruhi permintaan tenaga kerja antara lain sebagai berikut.
a.       Perubahan Tingkat Upah
Perubahan tingkat upah mempengaruhitinggi rendahnya biaya produksi perusahaan. Jika tingat upah mengalami kenaikan, maka biaya produksi juga akan meningkat, perusahaan akan mengurangi jumlah produksi yang mengakibatkan berkurangnya tenaga kerja yang dibutuhkan. Penurunan jumalah tenaga kerja sebagai sebagai akibat dari turunnya skala produksi disebut efek skala produksi.
Jika tingkat upah naik dan barang modal tetap maka pengusaha menggunakan mesin sehingga pengguna tenaga kerja akan menurun. Pengurangan tenaga kerja yang dibutuhkan karena adanya penambahan pengunaan mesin disebut efek subtitusi tenaga kerja.
b.      Perubahan Permintaan Pasar terhadap Hasil–Hasil Produksi
Jika permintaan produksi meningkat, produsen akan menambah produksinya. Penambahan jumalah produksi juga akan menambah jumlah tenaga kerja. Sebaliknya penurunan kegiatan produksi akan beraibat pada turunnya jumlah permintaan tenaga kerja.
c.       Harga Barang-Barang Modal
Jika harga barang-barang modal turun akan mengaibatan harga jual produksi juga turun. Hal ini mengakibatkan permintaan bertambah besar dan produsen cenderung meningkatkan produksinya. Peningkatan kegiatan perusahan tersebut akan menambah permintaan tenaga kerja.
·           Penawaran Tenaga Kerja
Penawaran tenaga kerja dipengaruhi oleh tingkat upah terutama untuk jenis jabatan yang sifatnya kusus. Penawaran tenaga kerja ini datang dari masyarakat.
·           Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja
Keseimbangan pasar tenaga kerja terjadi apabila pada saat suatu tingat upah, pencari kerja menerima pekerjaan dan pengusaha bersedia mempekerjakan tenaga kerja tersebut.

c.       Pasar Modal
Pasar modal adalah tempat jual beli dana dan inventasi jangka panjang. Permintaan modal datang dari pengusaha dan penawaran datang dari pemilik modal. Balas jasa yang diterima pemilik modal adalah bunga. Tinggi rendahnya tingkat bunga modal dipengaruhi oleh faktor – faktor berikut.
§      Permintaan dan penawaran modal dalam masyarakat
§      Kemunginan resiko hilangnya modal yang dipinjam
§      Kondisi perekonomian
§      Campur tangan pemerintah dalam penetapan tingkat bunga
d.      Pasar Faktor Produksi Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah inisiatif untuk mengkoordinir faktor – faktor produksi guna mencapai efisiensi maksimal, orangnya disebut wirausaha. Dalam menjalankan suatu uasaha selain faktor – faktor di atas diperlukan juga oarang yang mampu memimpin dan menjalankan usaha dengan baik. Seorang pengusaha adalah oraang yang mampu memanfaatkan faktor – faktor produksi tersebut agar dapat mengendalikan perusahaan dengan baik, mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi, memperoleh keuntungan, dan berani menghadapi resiko.  

B.     PERMINTAAN INPUT
1.      Asal permintaan input
Permintaan terhadap input adalah permintaan turunan (derived demand) bukan merupakan permintaan asli(genuinedemand)yaitu permintaan yang tidak muncul dengan sendirinya, namun akibatadanya permintaan hasil produksi atau autput. Sebagai ilustrasi,para konsumen menginginkan roti, kemudian para produsen memproduksi roti. Untuk memproduksi roti sesuai dengan permintaan konsumen di perlukan sejumlah input, misalnya tenagakerja, modal, dan bahan-bahan dari alam. Seberapa banyak dengan kombinasi sepertiapainput ini akan di tentukan dari seberapa bamyak roti yang di minta oleh konsumen jadi tampak jelas bahwa permintaan terhadap input adalah akibat lebih lanjut dari permintaan output. Karena merupakan permintaan turunan, maka sesungguhnya eksistensi inpit ini tergantung pada permintaan outputnya.
2.      Penentuan harga input
Penentuan dari harga input ini berkaitan dengan upaya pencapaian dengan produsen yaitu memaksimumkan mashlahah. Dengan kata lain, masalah pokok dari pactor pricing ini adalah bagaimana menentukan harga dan kuantitas paktor-paktor produksi sedemikian rupa sehingga paktor produksi dapat menghasilkan tingkat mashlahah yang maksimum. Dengan mengingat mashlahah bagi produsen adalah keuntungan dan berkah , maka penentuan paktor produksi harus memerhatikan dua prinsipdasar yaitu
a.       Nilai keadilan (justice)
b.      Pertimbangan kelangkaan (scarcity)
Penentuan paktor produksi haruslah adil,sebab keadilan merupakan salah satu prinsip dasar dalam semua transaksi yang islami. Bahkan, keadilan seringkali dipandang sebagai intisari dari ajaran islam dan dinilai Allah sebagai sebagai perbuatan yang lebih dekat dengan ketakwaan.Terdapat berbagai pengertian tentang apa yang disebut sebagai adil. Namun, dalam kaitannya dengan transaksi pengertian adil adalah proporsional,yaitu seseorangmendapatkan sesuatu sesuai dengan kontribusi yang telah diberikannya.Suatu harga faktor produksi tersebut mendapatkan imbalan yang tidak sama atau proporsional dengan kontribusinya terhadap kegiatan produksi .Setiap faktor produksi hanya berhak atas imbalan yang sepadan, tidak lebih dan tidak kurang.

C.    PENAWARAN INPUT
Sebagaimana penawaran output, pada dasarnya fungsi penawaran input dapat dianalisis dengan cara yang sama. Hal yang membedakan dalam hal ini adalah bahwa penawaran input sangat dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan penawaran output. Meskipun jenis input sangat bervariasi, namun pada hakikatnya dapat dikategorikan menjadi input manusia dan non-manusia. Penentuan hargainput pada umumnya sangat dipengaruhi oleh mekanisme pasar sebagaimana dijelaskan pada bab-bab sebelumnya mengenai permintaan dan penawaran. Demikian pula, ajara islam memberikan suatu petunjuk khususmengenai perlakuan terhadap input ini karna pada dasarnya input selain manusia adalah barang/jasa yang bias diperjualbelikan. Oleh karna itu,perhatianbab ini akan menekankan pada penawaran input tenaga kerja atau sumber daya manusia, meskipun input lainnya juga dibahas. Di samping itu, hal ini juga bias dianggap, sebagai suatu penyederhanaan mengenai penggunaan atas satu input. Sebelum melangkah pada analisis Islam,akan disajikan terlebih dahulu analisis penawaran tenaga kerja dalam perspektif konvensional.
1.      Pandangan Islam Tentang Input dan Kerja
Kerja dalam istilah Islam sering disebut dengan istilah amal yang memiliki lebih luas daripada seedar bekerja untuk mendapat upah.Kerja merupakan sarana untuk mencari penghidupan serta untuk mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada makhluk-NYa. Kerja merupakan salah satu cara yang halalan thayyiban untuk memperoleh harta (maal) dan hak milik (al-milk) yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan. Kerja juga merupakan aktivitas yang menjadikan manusia bernilai/berguna dimata Allah dan Rasul-NYa, serta dimata masyarakat.
           Secara singkat bias disimpulkanbahwa bekrja adalah wajib bagi setiap manusia, apapunbentuk maupun jenis pekerjaannya. Dengan bekerja maka dapat diperoleh kemaslahatan yang merupakan tujuan utama dari semua ajaran Islam (maqashid al-syari’ah) Selain itu, juga terlihat bahwa manusia tidak sebaiknya menggunakan waktu secara berlebihan, untuk tujuan bersenang-senang karena memang fitrah manusia hidup di dunia adalah berada dalam susah payah yang dalam hal ini bias dimaknai sebagai bekerja keras.
2.      Fungsi Penawaran Input
Sebagai implikasi dari pandangan Islam tentang pandangan Islam tentang kerja di atas, maka kerja adlah wajib (amal) bagi setiap orang muslim. Islam mengajarkan manusia untuk mengalokasikan waktunya untuk keperluan kerja ataupun kerja untuk mendapatkan mashlahah. Orang boleh saja menggunakan waktunya untuk menikmati hidup, yang dikenal dengan istilah leisure, sepanjang hal tersebut dilakukan tanpa mendatangkan madharat. Leisure ini bias berbentuk kegiatan bersantai, bermain,dan segala kegiatan yang mampu mendatangkan kepuasan ketika dilakukan. Oleh karna itu, Islam membatasi leisure ini sehingga tidak sampai pada tindakan yang sia-sia (laghwun) ataupun mendatangkan madharat.
Dalam Islam, leisure tidak semestinya dimaksimumkan sebagaimana pandangan ekonomi konvensional.Seorang muslim menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk mendapatkan mashlahah maksimum bagi hidupnya. Oleh karna itu, terdapat 3 alternatif pengguanaan waktu bagi seorang agen muslim yaitu :
a.       Alokasi waktu untuk kerja guna memperoleh upah (work for pay)
Alokasikerja ini dilakukan melalui pekerjaan-pekerjaan yang tersedia dipasar, baik dengan system insentif upah ataupun bentuk insentif lainnya, seperti bagi hasil.
b.      Alokasi untuk diri sendiri (work for self)
Alokasi waktu ini meliputi segala kegiatan yang mendatangkan mashlahah namun tidak mendatangkan upah, misalnya berbentuk wirasuasta, kegiatan social kemasyarakatan, berbagai voluntary activities, dan sebagainya.
c.       Alokasi minimal untuk mencukupi kemashlahatan minimum serta melaksanakan ibadah wajib, yaitu kebutuhan dasar manusia baik kebutuhan fisik seperti waktu untuk istirahat, spikis maupun spiritual seperti ibadah shalat, untuk istirahat, bersantai, perawatan rumah,pengurusan anak  dan keluarga, dan lain sebagainya 


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Pasar input adalah pasar yang menyediakan faktor produksi.  Terdiri dari pasar sumber daya alam/ tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Penghargaan terhadap input d pengaruhi oleh pandangan masyarakat. Pembagian input bisa di kategorikan menjadi dua  yaitu tenaga kerja dan nontenaga kerja. Hal ini di perlukan karena menurut islam, perlakuan terhadap tenaga kerja tidaklah bisa di samakan dengan perlakuan terhadap input lainnya. Tenaga kerjalah yang mampu merubah suatu input menjadi input lain yang lebih berharga. Permintaan input pada dasarnya merupakan permintaan truna, yaitu dari permintaan komuditas termotivasi oleh upaya maksimisasi mashlahah. Maka permintaan input inipun merpakan turunan atas pungsi tersebut, penetapan harga input tidak akan hanya mempertimbangkan nilai produk marginal, namun juga pada egensiansi input. Semakin tinggi tingkat efensiensi penggunaan input( tambahan input pertambahan output) maka akan semakin tinggi tingkat penghargaan yang di berikan kepada input tersebut. Dengan kondisi berkah yang konstan dalam penggunaan input, maka semakin kecil jumlah input yang di minta. Di sisi lain penaearan input juga  merupakan pungsi turunan rumah tangga  untuk mengejar mashlahah maksimum. Degan pendekatan ini setiap orang akan mengalokasikan waktu yang ia miliki ntuk tiga aktifitas, yaitu untuk bekerja endapat upah, bekerja sendiri,  untuk melakukan kegiatan yang  memberikan mashlahah minimum dan ibadah wajib.
B.     Saran
Kami berharap makalah ini dapat bermampaat bagi diri danbagi parapembaca yang terpeljar. Dengan memperhatikan hal tersebut maka kami juga berharap pembaca dapat memberikan pemikiran yang atau saran yang konstruktif dan memberikan pola penulisan baru yang lebih baik dari yang sebelumnya 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar